PINANGKAMPAI.COM, DURI – Empat pemuda berinisial AR (18), MI (20), ID (18) dan MA (23) diciduk personel gabungan dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis dan unit Reskrim Polsek Mandau, sekira pukul 21.30 WIB, Jumat (2/10).

Keempatnya disikat di jalan Rokan, Gang Matoa, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri. Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, SIK membenarkannya.

“Keempatnya diamankan dari jalan Rokan, Mandau, Duri. Masing-masing terlibat penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu dengan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan,” kata Kompol Arvin, Minggu (4/10) pagi.

Awalnya, personel kepolisian mendapat informasi terkait adanya penyalahgunaan Narkotika jenis sabu di sekitar jalan Rokan. Memastikan kebenaran informasi, petugas pun melakukan penyelidikan berbarengan dengan pengintaian di lapangan.

Penyelidikan kian gencar dilakukan sekira pukul 20.30 WIB, Jumat (2/10).

Tak lama, perburuan membuahkan hasil, sekira pukul 21.30 WIB empat penyalahguna sabu-sabu itu dibekuk di rumah terduga tersangka pertama, AR (18), di jalan Rokan, Gang Matoa.

Usai mendapati dan mengamankan keempatnya, petugas langsung melakukan oemeriksaan mendalam dibarengi penggeledahan. Tak ayal, petugas pun berhasil menemukan 13 paket serbuk kristal diduga sabu siap edar yang dibungkus dalam plastik zipper.

“Saat diinterogasi, 13 paket sabu itu diakui milik AR (18) dan MI (20). Satu unit alat penghisap sabu alias bong juga ditemukan saat itu,” ungkapnya.

Lewat interogasi, bong yang ditemukan disebut telah digunakan keempatnya dalam menyalahgunakan barang haram itu.

Tak hanya itu saja, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti lainnya meliputi 13 paket sabu siap edar dengan berat brutto 1.7 gram. Kemudian juga disita sebuah dompet kecil warna merah, 46 lembar plastik zipper atau plastik klip kosong yang biasa digunakan guna memaketkan sabu, sebuah bong, sebuah mancis, sebuah sendok sabu yang dimodifikasi dari sedotan air mineral dalam kemasan.

“Juga diamankan uang tunai Rp1.9 juta uang diduga berasal dari hasil penjualan sabu, terakhir ada tiga unit handphone jenis android milik para pelaku. Dan berdasarkan keterangan AR, 13 paket sabu itu diperolehnya dari R (DPO) yang tinggal di Perumnas Tahap III, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan. Terhadap R masih dilakukan pengejaran,” sebutnya.

“Setelah diamankan, selanjutnya keempat tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Mandau guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.