PINANGKAMPAI.COM, DURI – Sebanyak 2.438 warga Riau berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) setelah dilakukannya pemeriksaan terkait penyebaran Corona Virus Disease Nineteen (COVID-19). Dari jumlah tersebut, sebanyak 4 orang telah selesai dipantau dan dinyatakan sehat sedangkan 2.434 orang lainnya masih terus dipantau hingga kini, Rabu (25/3).

Selain ODP, Dinas Kesehatan Riau juga menggolongkan sedikitnya 60 orang dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Ke-60 pasien itu dirawat di berbagai rumah sakit yang tersebar luas di negeri Lancang Kuning, Riau.

Setelah menjalani serangkaian perawatan, 17 orang berstatus PDP dinyatakan sehat dan dipulangkan. Sementara, 43 pasien lainnya masih terus menjalani serangkaian perawatan medis di berbagai rumah sakit.

Hingga hari ini pula tercatat masih satu pasien yang dirawat dan dinyatakan terindikasi COVID-19. Pasien tersebut masih menjalani perawatan di RSUP Arifin Achmad, untuk pasien meninggal dunia karena wabah tersebut hingga kini masih nihil.

Gubernur Riau, H. Syamsuar menegaskan, pihaknya akan terus melaksanakan penanganan terbaik terhadap seluruh pasien yang dirawat. Pemantauan maksimal pun tetap dilakukan secara intensif terhadap 2.434 OPD di Riau.

“Kita sedang siapkan gedung atau Balai Diklat untuk dijadikan gedung khusus penanganan pasien. Setelah selesai, gedung itu nantinya bisa menambung banyak orang yang akan menjalani pemeriksaan maupun perawatan,” papar Gubernur, Rabu (25/3) pagi.

Syamsuar mengimbau, seluruh masyarakat Riau untuk tetap mengikuti prosesural yang dikeluarkan dinas kesehatan dan pemerintah terkait penyuluhan, pembubaran keramaian dan meningkatkan pola hidup sehat.

“Jangan sampai sakit, jaga kesehatan dan ikuti imbauan yang kita keluarkan,” tegasnya.