PINANGKAMPAI.COM, DURI – Empat warga Duri, Kecamatan Mandau yakni D, RA, DY  dan DT terpaksa berurursan dengan jajaran kepolisian sektor (Polsek) Mandau.

Keempatnya ditangkap, lantaran diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan Narkotika jenis serbuk kristal diduga Shabu-shabu.

Kapolsek Mandau, Kompol. Arvin Hariyadi, SIK saat dikonfirmasi menjelaskan, keempatnya dibekuk di jalan Bandes, Kelurahan Duri Barat, Mandau sekira pukul 18.30 WIB, Jumat (19/2) lalu.

“Adapun keempatnya yakni D (warga Seroja), RA (warga Seroja), DT (warga Tambusai Batang Dui) dan RY (warga Seroja) yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT),” kata Kompol. Arvin, Selasa (23/2).

Kala itu, terang dia, pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas adanya dugaan dan laporan aktifitas bandar dan penyalahgunaan shabu di TKP, sekira pukul 18.00 WIB, Jumat (19/2).

Hasil penyelidikan di lapangan, petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan keempatnya di jalan Seroja, RT002/RW001, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan.

Selain empat terduga tersangka ini, petugas juga menemukan barang bukti berupa sua Paket shabu seberat 1.57 Gram, dua unit timbangan digital, serta palstik zipper (klip) yang diduga digunakan untuk membungkus shabu.

“Penangkapan dilakukan di rumah tersangka I, atas nama saudara D,” ujarnya.

Berdasarkan hasil interogasi, masing-masing tersangka ini mengaku bahwa D merupakan seorang bandar shabu yang ditemukan dalam penangkapan.

Kemudian, RA mengaku diberi shabu oleh D dan langsung menggunakannya di rumah D. Adapun DT, juga mengaku diberi shabu oleh DT dan langaung menggunakannya.

“Sementara, RY mengaku sebagai pemesan shabu untuk D dari P. Saudara P ini beratatus DPO,” kata dia menjelaskan.

Kala itu, sejumlah barang bukti lainnya juga berhasil diamankan. Diantaranya, dua paket shabu seberat 1.57 Gram, satu unit Hp merek LG warna hitam, uang tunai sejumlah Rp100 ribu yang diduga jadi hasil penjualan shabu, dua unit timbangan digital dan dua bungkus besar plastik klip untuk pembungkus shabu. Seluruhnya disebut milik tersangka D.

Dari tersangka RA, petugas menyita satu unit sepeda motor merek Honda Supra warna Hitam bernomor polisi BM 5450 DR dan dari tersangka RY ditemukan satu unit Hp  Android merwk Realme warna merah.

“Setelah digangkap, keempatnya lengkap dengan seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Mandau guna proses penyidikan lebih lanjut. Keempatnya dijerat dengan ketentuan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam pidana penjara paling singkat 5 tahun,” pungkasnya.