PINANGKAMPAI.COM, DURI – Warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Duri yang dikabarkan mengakhiri hidup dengan cara menggantungkan diri akhirnya dievakuasi oleh petugas kepolisian dari sektor (Polsek) dan jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Sabtu (4/7) malam.

Dibawanya jasad pria malang itu ke fasilitas kesehatan (Faskes) tersebut turut dibenarkan Direktur RSUD Mandau, dr. Sri Sadono, M. Han, melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Iwan Ridwan.

Saat dikonfirmasi, Iwan menyebut bahwa pria nahas itu diperkirakan sudah dibawa ke RSUD Mandau.

“Info dari petugas kita, jenazah sudah dibawa ke RSUD,” kata Iwan, Sabtu malam.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Humas dan Pemasaran RSUD Mandau, dr. Rangga pun menyebut bahwa jasad almarhum sudah berada di dalam ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah.

“(Jenazah) Sudah di Instalasi Pemulasaran Jenazah,” tambah dr. Rangga.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah melaksanakan tindak pemeriksaan luar alias divisum. Hal itu masih dilaksanakan hingga kini dan masih terus dilaksanakan.

“(Visum) Sedang dilaksanakan,” tambahnya menerangkan.

Sebelumnya, kabar menggemparkan itu sontak mengagetkan warga sekitar. Korban diketahui seorang pria dan disebut mengakhiri perjalanan hidup menggunakan seutas tali.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, SIK membenarkan kabar itu. Kepada tim pinangkampai.com ia menegaskan bahwa pihaknya langsung terjun setelah mendapatkan informasi perihal kabar itu.

“Benar ada (warga diduga bunuh diri). Saat ini petugas sudah berada di lokasi,” kata Kompol Arvin, Sabtu malam.

Ia pun menyebutkan bahwa jasad pria yang tergantung itu masih berada di lokasi (TKP), menunggu tim medis menggunakan ambulans tiba di lokasi kejadian.

“Kemungkinan masih di TKP,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas pria malang itu masih belum diketahui. Senada, Kapolsek Mandau itupun mengamininya.

“(Identitas) belum diketahui, motif juga. Nanti kita kabari lebih lanjut,” pungkasnya.