PINANGKAMPAI.COM, DURI – SP (41), warga jalan Akasia, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau tega menggagahi putri sambungnya (anak tiri) sendiri di kamar mandi, Selasa (16/6) lalu.

Hal itu terungkap dari keterangan Kapolsek Mandau, kompol Arvin Hariyadi, SIK dalam siaran pers yang disampaikan ke redaksi tim pinangkampai.com, Sabtu (27/6) siang.

Dalam keterangannya, Kompol Arvin menegaskan bahwa SP disangkakan melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Kasi bejatnya pertama kali dilaporkan oleh S (37), sepupu korban.

“Korban berinisial A berusia sekitar 15 tahun, korban masih berstatus pelajar dan diduga mendapat perlakuan tidak senonoh dari ayah sambungnya,” kata Kompol Arvin.

“Karena perbuatannya, SP pun diamankan semalam (Jumat-26/6, red) sekitar pukul 12.00 WIB di jalan Kayangan, Kelurahan Air Jamban, Duri,” imbuhnya.

Sejumlah barang bukti turut diamankan dalam memperkuat sangkaan tindak pidana itu meliputi :

  • Sehelai baju kaos lengan pendek warna abu abu bergambar kota bandung milik korban
  • Sehelai celana dalam berwarna merah muda milik korban
  • Sehelai bra warna ungu milik korban, dan
  • Sehelai celana tidur panjang berwarna pink bergambar beruang milik korban.
Barang Bukti yang diamankan kepolisian

Kompol Arvin menjelaskan, awalnya pada Selasa (16/6) sekira pukul 14.00 WIB di Jalan Akasia, telah terjadi tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh SP (ayah tiri korban).

Kemudian, pada Selasa (23/6) lalu sekira pukul 22.00 WIB korban tampak menangis dan pelapor heran menyaksikannya. Melihat tangisan korban, S selaku sepupu korban langsung menanyakan penyebab tangisan dan kekecewaan yang membuat A menangis sesegukan.

“Saat itu korban pun menceritakan apa yang dialami sebelumnya. Ia memaparkan perbuatan bejat sang ayah sambung kepada S,” bebernya.

Saat itu, korban mengakui bahwa terlapor telah menyetubuhinya sebanyak satu kali di kamar mandi rumah korban dan terlapor juga mengancam korban untuk tidak memberitahukan hal itu kepada orang lain.

Mendengar hal itu, pelapor berang hingga akhirnya melayangkan laporan ke Mapolsek Mandau untuk mengadukan apa yang dialami korban.

“Benar, S pun sudah melaporkan hal itu. Kemudian tim kita terjunkan untuk mengamankan terlapor,” bebernya.

AYAH SAMBUNG ‘BEJAT’ DITANGKAP!
Kompol Arvin melanjutkan, pihaknya langsung terjun usai mendapat laporan. Pada Jumat (26/6) siang lalu, tim Operasional langsung melaksanakan oenyelidikan terkait laporan itu. Berbekal informasi dari S dan warga sekitar, terlapir diketahui berada di sebuah rumah yang beralamat di jalan Kayangan, Kelurahan Air Jamban, Duri.

Kemudian SP pun diamankan dan digiring ke Mapolsek Mandau untuj diinterogasi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, terduga pelaku diamankan dan dibawa ke kantor,” tegas Kompol Arvin.

Atas perbuatannya, SP terancam pidana berat atas sangkaan melanggar ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA) dan jerat Pasal lainnya yang juga mengikat dalam kasus ini.

“Petugas sudah mengamankan SP dan sedang mengembangkan penyelidikan,” pungkasnya.