PINANGKAMPAI.COM, DURI – Guna mengefektifkan fungsi pencegahan dan penularan wabah Pandemi Coronavirus Disease Nineteen (Covid-19) di wilayah Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, berbagai cara pun dilakukan.

Salah satu cara yang dinilai paling efektif, ialah dengan menerapkan Social dan Physical Distancing. Langkah itu merupakan pedoman untuk menjaga jarak atau pembatasan sosial berskala kecil di tengah masyarakat. Selain itu, imbauan untuk tidak bersentuhan atau berjabat tangan (Physical Distancing) juga disuarakan.

Hal itu digagas langsung oleh Lurah Air Jamban, Zama Rico Dakanahay, S.Sos. Saat dikonfirmasi, Lurah Zama mengatakan, penerapan Social-Physical Distancing itu ditujukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Karena Coronavirus hanya menyebar dan menular melalui sentuhan antar orang perorangan, maka pembatasan di tengah masyarakat harus ditingkatkan. Mulai dari menjaga jarak saat berinteraksi hingga tidak bersentuhan kita anjurkan, tujuannya bagaimana agar wabah ini tidak menyebar dan menjangkiti lebih banyak orang,” kata Zama Rico, kepada tim pinangkampai.com.

Selain menjaga jarak, pencegahan penularan wabah pandemi itu juga dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan secara massal di seluruh wilayah Kecamatan Mandau, termasuk wilayah Kelurahan Air Jamban.

Sembari warga tetap di dalam rumahnya masing-masing, pemerintah disebut Lurah bakal beraksi dari luar. Sterilisasi dengan cara menyemprotkan disinfektan disebut Zama Rico bakal dilaksanakan pagi ini, Minggu (19/4).

“Mari kita cegah penularan Corona, anda cukup di dalam rumah. Biarkan kami yang bekerja (sterilisasi) dari luar, mari terapkan Social-Physical Distancing dengan baik agar jalan penularan Coronavirus dapat dihilangkan. Semoga wabah ini segera berakhir,” pungkasnya.