PINANGKAMPAI.COM, RIAU – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger kembali melaporkan situasi terkini terkait penanganan Karhutla di Riau, Rabu (24/2).

Pada laporan terbarunya, dia menyebut bahwa titik api yang terindikasi sebagai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di setiap daerah yang ada di Riau perlahan bisa dikendalikan.

“Kini, kita fokus lakukan Cooling Down (pendinginan, red) saja,” kata Edwar, dalam pertemuan tindak lanjut pasca penetapan status siaga Karhutla Riau, yang dilaksanakan di Kantor BPBD Provinsi Riau, jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Rabu lalu.

“Sejauh ini sejumlah daerah yang terjadi Karhutla sudah berhasil dikendalikan. Dan saat ini sedang dalam tahapan pendinginan,” katanya lagi.

Ia menambahkan, kerja tim di lapangan dalam upaya penanganan lahan yang terbakar di beberapa daerah terbantu dengan turunnya hujan. Secara singkat, hujan turut berdampak positif dalam memadamkan sejumlah hot spot di hutan maupun hamparan semak belukad dan gambut.

Meski demikian, kata dia, sampai saat ini masih ada sejumlah daerah yang titik apinya masih menyala. Hingga kini pula, tim gabungan Karhutla terus berjibaku  dalam tahapan pemadaman dan pendinginan.

“Sebagian masih ada titik api, dan kita tetap berkoordinasi untuk mengetahui perkembangannya. Sementara, pemadaman terus dilakukan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Pemprov Riau secara resmi telah menetapkan status siaga Karhutla tingkat provinsi. Status siaga Karhutla berlaku mulai 15 Februari hingga 31 Oktober 2021 mendatang.