PINANGKAMPAI.COM, RIAU – Pemerintah pusat melalui Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) RI kembali membuka program Kartu Prakerja untuk tahap ke-12.

Untuk pendaftaranya, mulai dibuka sejak tanggal 23 dan akan segera berakhir esok hari, Jumat (26/2).

Selama masa itu, seluruh masyarakat bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut. Pendaftaran pun dipermudah dan dilangsungkan via jaringan alias Online.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Riau, Jonli, mengatakan pihaknya telah mendapatkan informasi terkait penerimaan kartu Prakerja gelombang 12.

Merespon hal itu, ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan diri lewat web atau link resmi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kita bersyukur karena Pemerintah kembali membuka program kartu Prakerja tahap 12. Nah, ini bisa memberikan kesemptan bagi masyarakat yang belum mendaftar untuk segera melakukannya secara online,” kata Jonli, Kamis (25/2).

Adapun caranya, kata dia, pertama, pendaftar harus membuat akun Prakerja melalui situs www.prakerja.go.id. Tak lupa, masukkan identitas diri seperti nama lengkap dan alamat sesuai KTP.

Setelah mendaftar, platform website tersebut akan menuntun setiap pendaftar untuk menyelesaikan seluruh tahapan yang ada. Setelahnya, pendaftaran bakal dievaluasi sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di luar proses atau tata cara pendaftaran, Jonli mengatakan, untuk tahap penyeleksian penerima kartu Prakerja, tahun ini pemerintah membuka kesempatan bagi 600 ribu orang.

Untuk Provinsi Riau sendiri, belum diketahui berapa (kuota) yang akan diterima, namun ia menghimbau agar masyarakat untuk segera mendaftarkan diri.

“Berapa kuota Riau, masih belum bisa dipastikan. Yang jelas, masyarakat dipersilahkan untuk segera mendaftar pada gelombang  ke-12 ini. Karena, kuota nasionalnya tahun ini dibuka lebih kurang sebanyak 600 ribu kartu Prakerja. Jangan sampai terlambat,” imbaunya.

Diketahui, ada beberapa syarat yang dikategorikan layak sebagai penerima kartu Prakerja, diantaranya, berkewarganegaraan Indonesia (WNI)  yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk atau KTP.

Selain itu, pendaftar wajib atau telah berusia maksimal 18 tahun. Tidak sedang mengikuti pendidikan formal, ditujukan bagi pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena PHK, pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.

“Orang yang sedang bekerja juga bisa mendapatkannya, asal memenuhi persyaratan,” pungkasnya.