PINANGKAMPAI.COM, DURI –  Semangat dan dukungan dari kaum ibu atau kini anyar disebut kalangan ‘emak-emak’ kian nyata di setiap kampanye Calon Bupati (Cabup) Bengkalis nomor urut 03, Kasmarni, S.Sos, MMP.

Tak peduli  panas terik maupun hujan lebat, mereka tetap menjadi pendukung setia. Pekikan Kasmarni Bupati, KBS Menang, Menang, Menang, Coblos nomor urut 03 menjadi pembakar semangat di setiap kampanyenya.

Seperti kampanye di Jalan Gaya Baru, Gang Lintas, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau. Meski hujan menguyur kawasan itu, tapi emak-emak disana tepat semangat mendatangi kediaman Liara Loviza caleg Partai Amanat Nasional (PAN) 2019, Sabtu (28/11).

Mereka setia menunggu kedatangan Kasmarni yang masih melaksanakan kampanye di Jalan Nangka, Kelurahan Air Jamban. Begitu Kasmarni masuk ke gang padat pemukiman itu, pekikan emak-emak militan itu spontan teriakan yel-yel khasnya. “Kasmarni, Bupati! KBS, Menang! Menang! Menang! Coblos nomor 03,” seru kaum ibu-ibu menggairahkan semangat.

Aksi spontan dengan suara melengking emak-emak itu spontan mendapat aplause dari Kasmarni. Tak sampai disitu, emak-emak militan yang mengaku cinta mati dengan Kasmarni ini juga berdiri dan meneriakkan “Kasmarni Bupati, Nomor 03 di dadaku”.

Aksi spontan emak bernama Defiza itu spontan mendapat tepukan gemurah dari emak-emak lainnya, mereka pun berteriak “Kasmarni Bupati”.

“Kalau semangat emak-emak seperti ini, yakin dan percaya saya, Ibu Kasmarni jadi bupati. Tapi jangan berhenti di sini saja, kobarkan juga semangat ini ke jiran tetangga, kerabat dan saudara. Kabarkan Kasmarni satu-satunya calon bupati perempuan yang punya visi misi berpihak pada masyarakat. Beliau calon bupati yang paling bagus karena pasangannya Bagus Santoso,” ujar Syaiful Ardi, wakil Ketua DPRD Bengkalis Fraksi Partai PAN sore itu.

Ia yakin, bila kalangan emak-emak sudah maju tak akan ada yang bisa menghalanginya. ‘The power of emak-emak’ disebut menjadi salah satu kunci sukses dalam kemenangan Kasmarni 9 Desember mendatang.

Kasmarni sendiri mengaku terkesima dengan semangat emak-emak di setiap kampanyenya terkhusus di Duri Timur itu. Kasmarni yakin dan percaya, jika emak-emak sudah jatuh hati, hujan badai akan tetap didatangi untuk bersua pujaan hati.

“Luar biasa semangat emak-emak di Duri Timur ini. Hujan jelang maghrib ini tetap semangat hadir bersama di sini. Mudah-mudahan semangat pantang menyerah emak-emak ini menghantarkan kami menjadi bupati,” harapnya.

Disampaikan Kasmarni, dia merupakan satu-satunya calon bupati perempuan yang memberanikan diri maju di Pilkada Bengkalis. Karena tekadnya ini, jabatan terakhir staf ahli bupati Bengkalis rela ditinggalkannya untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Bengkalis, khususnya kaum perempuan.

“Ini saatnya perempuan bersuara dan berkarya. Kalau tidak kita siapa lagi. Kalau tidak sekarang kapan lagi. Jadi pilih nomor berapa,” ujar Kasmarni.

Disampaikan Kasmarni, ada tiga kelebihan perempuan dibanding kaum lelaki. Perempuan bisa hamil, melahirkan dan menyusui. Karena kelebihannya itu, Kasmarni yakin, perempuan bisa mewarnai kepemimpinan di Bengkalis dengan naluri keibuannya.

“Naluri seorang ibu harus kita akui. Dia memutuskan memakai hati nurani. Tak akan dibiarkannya anaknya atau masyarakatnya susah. Jadi percayalah, perempuan itu bisa. Perempuan itu kuat. Perempuan itu tangguh. Jadi pilih nomor berapa?,” tanya Kasmarni, “Nomor tiga!!,” ujar warga.

Melihat kekompakan warga di Duri Timur ini,  Kasmarni yakin KBS akan mendulang suara maksimal di daerah itu. Ia berharap, barisan emak-emak dan seluruh tim pendukung di lapangan dapat senantiasa bekerja dan merangkul masyarakat agar menetapkan pilihannya ke nomor 03.

“Kita mau menang tapi tidak dengan cara  menjatuhkan menjelekkan dan mengkampanye hitamkan.  Lakukan apa yang bisa dikerjakan. Jika ibu-ibu ikhlas hatinya tempelkan stiker KBS ini di rumah ibu, agar ingat selalu. Agar orang lain tak main tempel stiker di rumah ibu,” ujarnya.

Terakhir, Kasmarni juga menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun bunga. Emak-emak saat ini berburu bunga aglonema dimana-mana. Ini menurutnya merupakan pertanda bahwa emak-emak yang akan menjadi pemimpin di negeri ini. Untuk itu dia berharap emak-emak mencoblos emak berbaju bunga-bunga dikertas surat suara pada pencoblosan 9 Desember ini.

“Tahun ini tahun bunga. Emak-emak berburu aglonema hingga janda bolong. Jika nampak emak berbaju bunga-bunga di surat suara bolongi saja. Biar emak pula yang jadi pemimpinnya,” kelakar Kasmarni.

Hadir dikampanye itu sejumlah Kader PAN diantaranya Rahim Alhas. Zainal Habib, S. Ag. Luci Gustina, Zulhairi, SP dan sejumlah tokoh PAN lainnya tak terkecuali masa pendukung dan warga.