PINANGKAMPAI.COM, DURI – Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si bersama jajarannya tampak terus bergerilya dalam menyuluh dan memberantas potensi penularan wabah pandemi Coronavirus Disease Nineteen (Covid-19), Kamis (6/8) pagi.

Tindakan itu ditegaskan dengan aksi sterilisasi rumah pasien yang belakangan dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 yang berlokasi di Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Duri. Penyemprotan itu dilaksanakan mulai sekira pukul 08.00 WIB sampai dengan selesainya pada pukul 09.30 WIB.

“Sterilisasi kita laksanakan untuk menghilangkan potensi penularan wabah pandemi Covid-19 di lingkungan rumah pasien. Semoga cara ini berhasil untuk menuntaskan penularan dan kemungkinan penambahan jumlah kasus dari kecamatan Mandau,” imbuhnya.

Usai mengguyurkan disinfektan di lokasi tersebut, ia diwakilkan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mandau, Rusydy juga memberi sejumlah bantuan kepada Kelurahan Gajah Sakti.

Bantuan yang diserahkan meliputi beberapa unit pompa atau alat penyemprot, beberapa botol cairan disinfektan, dan bantuan lainnya diserahkan secara langsung oleh Rusydy dan diterima dengan gembira oleh Baharuddin, Lurah Gajah Sakti.

Pada kesempatan itu, Bahar mengatakan bantuan tersebut sangatlah berguna dan bakal dimanfaatkan secara baik dalam mensterilisasi seluruh oemukiman oenduduk yang ada di wilayah tugasnya.

“Nanti bantuan ini akan saya gilir dari RW ke RT agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam memberantas keberadaan virus Corona dan potensi penularannya di tengah pemukiman masyarakat. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Camat dan jajaran yang dalam hal ini diwakilkan oleh Pak Sekcam, atas oenyaluran sejumlah bantuan,” kata Bahar.

Kedepan, kata Bahar, pihaknya bakal lebih gencar dalam melaksanakan penyuluhan dan pencegahan serta pemberantasan Coronavirus. Ia pun berpesan kepada seluruh warganya untuk lebih waspada tetapi tidak panik, dalam menanggapi isu perebakan wabah oandemi itu.

“Tak perlu panik, yang penting hanya pakai masker dan jalankan protokol kesehatan. Jangan sampai kita tertular karena mengabaikan jangkitan wabah itu, mari lebih disiplin agar jangkitan Covid-19 dapat semaksimal mungkin kita hindarkan,” pungkasnya.