PINANGKAMPAI.COM, BENGKALIS – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis kembali mendulang keberhasilan dalam menumpas peredaran gelap Narkotika di wilayah hukumnya.

Kali ini, jajaran itu berhasil meringkus sebanyak lima orang pelaku atas dugaan peredaran gelap Narkotika jenis Shabu-shabu. Adapun kelimanya yakni EY alias  EWIT Bin AWIT (41), H alias E (30), ASY (30),  RO alias R (31) dan RSO alias RR (30) yang merupakan seorang Honorer Dispora (Dinas Kepemudaan dan Olahraga) Bengkalis.

Kapolres Bengkalis, AKBP. Hendra Gunawan, SIK., MT membenarkannya. Pengungkapan tindak pidana itu dipaparkan olehnya dalam konferensi pers siang tadi, Senin (30/11).

“Dari tangan kelima tersangka ini personel berhasil mengamankan sebuah palstik hitam yang berisi satu bungkus besar diduga narkotika jenis Shabu-shabu yang dibalut kemasan teh China Ging shan,” kata AKBP. Hendra.

Tak hanya itu saja, petugas pun mendapati dua bungkusan berukuran sedang dan dua paket kecil diduga berisi narkotika jenis shabu-shabu.

Selain paketan barang haram itu, pihaknya juga menyita barang bukti lainnya berupa satu unit telepon selular  Vivo warna biru muda, satu unit telepon genggam merek Nokia, satu unit timbangan digital, satu unit sepeda motor merek Yamaha Aerox warna Biru bernomor polisi BM 3466 DS.

“Barang bukti yang disita dari tersangka HA aIias E yakni satu unit HP merek Oppo Reno 4 warna hitam. Dari tersangka AD juga disita satu unit smartphone merek VIVO warna merah dengan imei 861701042441635,” imbuhnya.

“Satu unit telepon selular merwk Oppo A3 warna biru metalik, uang Rp.100.000, sebuah dompet warna Hitam yang disita dari RY alias RYAN, satu unit HP merek Samsung A7 warna hitam, sekeping ATM BCA dengan Nomor Rekening 8325064702 atas nama RSO, satu unit HP Nokia warna Biru yang disita dari RSO alias Robi,” umbarnya.

Atas perbuatannya, para tersangka ini diganjar dengan ketentuan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009,” jelas perwira menengah (Pamen) berpangkat mawar dua di pundaknya ini.

“Kita masih konsisten dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bengkalis, tak ada pengecualian. Semua ditindak tegas sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku,” pungkasnya.