PINANGKAMPAI.COM, RIAU – Petani komoditas Kelapa Sawit di Bumi Lancang Kuning, Riau kian sumringah. Pasalnya, periode sepekan kedepan harga tandan buah segar (TBS) kembali merangkak naik, Selasa (4/5).

Sebagaimana informasi yang diterima, TBS kelapa sawit periode 05-11 Mei 2021 mendatang mengalami kenaikkan pada setiap kelompok umur dan kenaikkan terbesar terjadi pada kelompok pohon berumur 10 – 20 tahun sebesar Rp 10,62/Kilogram atau mencapai 0,42% dari harga minggu lalu.

“Sehingga, harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.517,13/Kg,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Zulfadli.

Ia mengatakan, kenaikkan harga TBS ini disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama, faktor internal akibat kenaikkan dan penurunan harga jual crude palm oil (CPO) dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Sementara dari faktor eksternal, naiknya harga TBS minggu ini ditenggarai harga  kontrak pengiriman pada bulan Juli yang aktif ditransaksikan di Bursa Malaysia Derivatif Exchange melesat 4,58% ke RM 4.045/Ton pada Senin (3/5) lalu.

Selain itu, harga CPO juga tembus ke level RM 4.000/Ton. Hal ini pula yang menyebabkan TBS kian melejit dan membuat para petani kian sumringah.

“Diprediksi harga minyak sawit akan tetap kuat hingga paruh pertama tahun ini akibat ketatnya suplai. Ekspor minyak sawit Negeri Jiran terpantau mengalami kenaikan 10,1% di bulan April dibanding bulan sebelumnya menjadi hampir 1,4 juta Ton,” pungkasnya.