PINANGKAMPAI.COM, BENGKALIS – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Moda Transportasi dan Larangan Mudik Lebaran, Polres Bengkalis langsung mendirikan 10 Pos Sekat.

Kesepuluh pos sekat ini, diakui Kapolres Bengkalis AKBP. Hendra Gunawan, SIK., MT saat dikonfirmasi, Minggu (2/5) siang.

“Ada 10 posko untuk Kabupaten Bengkalis bang,” kata AKBP. Hendra kepada PinangKampai.com.

Posko-posko tersebut, kata dia, telah diaktifkan sejak beberapa waktu lalu. Guna memaksimalkan penjagaan, sekitar 240 personel pun dikerahkan.

Jajaran Polres Bengkalis, termasuk dari masing-masing Polsek di dalamnya telah berjaga di berbagai titik perlintasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten/Kota tetangga.

“Sudah ada (Pos Sekat) di Kecamatan Pinggir, simpang Rangau (Mandau) Simpang Bangko (Bathin Solapan), Siak Kecil, Sepahat, kawasan pelabuhan Ro-Ro Bengkalis, kawasan pelabuhan Ro-Ro Sungai Selari, Pelabuhan Rupat dan Rupat Utara, serta pos sekat titik lainnya,” terangnya.

Sepanjang operasional pos sekat, lanjutnya, setiap petugas bakal memeriksaan seluruh pengendara yang melintas. Ia menegaskan, setiap pelintas yang hendak masuk ke wilayah Kabupaten Bengkalis harus menyesuaikan atau telah sesuai dengan ketentuan adendum Satgas COVID-19 Pusat.

“Pelaku perjalanan yang tidak memiliki izin seperti ketentuan Satgas COVID-19 Pusat, akan kita arahkan untuk putar balik. Bila tak sesuai, tidak dibenarkan melakukan perjalanan,” terangnya.

Penyekatan kata dia, tidak hanya berlaku bagi pelaku mudik antar Provinsi saja. Namun pelaku mudik atau perjalanan lokal antar Kabupaten/Kota pun dimintanya harus sesuai dengan ketentuan yang dibuat daerah.

“Kalau tak sesuai, kita putar balikkan,” pungkasnya.