PINANGKAMPAI.COM, TALANG MUANDAU – Tim gabungan yang terdiri dari Dal-ops Manggala Agni Sumatera V/ Dumai, Balai Besar KSDA (BBKSDA) Riau, TNI/Polri, Damkar Bengkalis, BPBD, RPK, MPA dan masyarakat tampak berjibaku memadamkan api di hamparan lahan gambut Simpang Dinamit, RT003/RW001, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tim tersebut berjibaku selama empat hari penuh guna memadamkan api yang menghanguskan puluhan hektar lahan gambut di sana. Pemusnahan kobaran api di wilayah itu dilakukan sejak Jumat (19/2), hingga Senin (22/2).

Dihadang cuaca panas dan berangin, kobaran api kian hebat dan menjalar liar pada jenis tanah gambut dengan kedalaman 3 meter, serta vegetasi mudah terbakar di kebun sawit nan penuh ilalang, serta semak belukar. Kondisi ini membuat tim terpadu kewalahan menakhlukkan api.

Hal yang lebih parah, deruan api terus menjalar dan memasuki kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil. Beruntung, sumber air untuk pemadaman tersedia dari kanal di sekitar lokasi.

Sepanjang aksi itu, diperkirakan sekitar 20 hektar lahan gambut disana ludes terbakar.

Berbagai alat pemadam, sampai dengan alat berat pun dikerahkan sepanjang pemadaman. Guna memutus rantai api, tim berupaya membuat kanal darurat sebagai sekat pencegahan meluasnya bara api.

Hingga hari keempat, kobaran api disebut telah padam. Hanya tersisa kepulan asap pekat sisa bara api saja yang masih membumbung di lokasi kejadian.