PINANGKAMPAI.COM, DURI – Satu unit bangunan berdisain Rumah Adat Batak yang berlokasi di jalan Rangau, Kilometer (Km) 6 Kelurahan Pematang Pudu terbakar, Minggu (23/8) sore.

Kobaran api pertama kali muncul sekitar pukul 16.30 WIB dari bagian atap, parahnya api kian membesar di tengah hujan deras yang mengguyur merata di Kecamatan Mandau saat itu.

“Api.. Ada api di atas itu,” kata Ridwan, salah seorang warga yang berteriak keras sembari menunjuk kobaran api yang tampak di bagian atas bangunan itu.

Benar saja, kobaran api kian membesar dan menghanguskan bagian per bagian bangunan yang kebanyakan berbahan dasar kayu tersebut.
Tak lama, tim pemadam dari UPT Damkar Mandau langsung menerjunkan dua unit armadanya menuju ke lokasi.

“Setelah dapat informasi kita langsung meluncur, armada yang kita terjunkan dua unit,” kata Komandan Regu (Danru) UPT Damkar Mandau, Joko.

Rumah Adat Batak di jalan Rangau, Mandau, Duri terbakar | Foto: JB•764

Kepada tim pinangkampai.com ia menjelaskan bahwa laporan pertama kali datang dari jajaran kepolisian sektor (Polsek) dan Koramil 04/Mandau.

“Setelah dapat informasi dari kepolisian dan pihak Koramil, akhirnya kita meluncur. Pemadaman dan pendinginan sedang dilaksanakan,” ungkapnya.

Belum diketahui penyebab awal kobatan api, beberapa warga menduga bahwa api muncul akibat sambaran petir.

Hingga berita ini diterbitkan personel Damkar Mandau masih berupaya melakukan pendinginan bara api yang masih tersisa, hingga kini pula rintik hujan masih terus mengguyur merata di wilayah itu.