PINANGKAMPAI.COM, DURI – Kobaran si jago merah membuat ratusan warga Giam Lima, Jalan Asrama Tribrata, Kelurahan Pematang Pudu, Mandau panik dan histeris, Minggu (12/4) siang.

Kobaran api tampak merajai salah satu rumah warga yang diketahui tengah ditinggal pemiliknya, kobaran api dengan cepat menghanguskan bagian plafon dan seluruh perabotan rumah tangga yang ada di dalamnya.Pantauan tim pinangkampai.com di lokasi, personel dari UPT Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan Mandau tampak berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan di seluruh sudut ruangan, serta bagian atap yang luluh lantak dilahap kobaran api.

Petugas melakukan pendinginan

Warga di lokasi mengatakan, kobaran api pertama kali muncul dari bagian dalam rumah. Kepulan asap hitam pekatpun tampak menyelinap di antara plafon dan atap bagian luar rumah. Warga menduga kobaran api berasal dari korsleting arus listrik, pemilik rumah sendiri disebut warga sedang berpergian.

“Kejadiannya cepat, sepertinya korsleting listrik. Yang punya rumah tidak ada, kami hanya bisa telepon saja untuk memberi kabar,” kata Abdi, seorang warga sekitar.

Mendapat kabar buruk lewat telepon selularnya, pemilik rumah langsung bergegas dan terjun ke lokasi. Sesampainya di depan pagar, ia mendapati kobaran api meraja lela di bagian atas rumahnya.

“Rumahku.. Rumahku.. Tolong bantu padamkan,” teriak histeris sang pemilik rumah.

Tidak dapat berbuat banyak, puluhan warga sekitar hanya berhasil mengevakuasi beberapa barang yang selamat dari jilatan api. Ia pun terdiam dan akhirnya terduduk lemas di pelataran rumah tetangga tepat di depan kediamannya.

Sembari memegang beberapa barang berupa tas, dompet dan lembaran berkas penting ia tampak histeris menyaksikan tim dari Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kecamatan Mandau terus menyemproti rumahnya dengan ribuan liter air.

“Cuma bisa selamatkan berkas, banyak lagi di dalam. Semua habis terbakar,” cerita pilu sang pemilik rumah di kerumunan para tetangga yang berupaya memberi semangat dan penghiburan.

Sembari membuka lembar demi lembar berkas dari dalam sebuah tas, ia terus meneteskan air mata. Beberapa warga lainnya pun berupaya mengais barang-barang yang masih dapat digunakan, sementara lemari, kasur, rak piring, dan berbagai perabot rumah tangga lainnya tampak hangus.

Pantauan di lokasi, dua unit armada Damkar pun diterjunkan, saat dikonfirmasi, Komandan Regu (Danru) UPT Damkar Mandau, Jefrianto turut membenarkannya.

“Betul ada kebakaran, di Giam Lima Asrama Tribrata,” singkatnya.

Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, petugas Damkar Mandau masih berjibaku melakukan pendinginan di seluruh bagian rumah yang tampak mengitam dilahap kobaran api.