PINANGKAMPAI.COM, RIAU – Bertempat di Balai Pelangi kompleks kantor Gubernur Provinsi Riau, Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Meranti serta Walikota dan Wakil Walikota Dumai dilantik oleh Syamsuar, Gubernur Riau, Jum’at (26/02).

Sebelum dilantik, para Bupati dan Walikota serta para wakil terpilih ini terlebih dahulu melakukan transit di Rumah Dinas Gubernur Riau. Sekitar pukul 09.10 WIB, ketiga pasangan politik dan para tamu undangan ini bergerak menuju tempat pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri yang dibacakan oleh Kepala Biro (Karo) Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Riau H. Sudarman.

Setelahnya, baru dibacakan Sumpah Janji Jabatan yang dibacakan oleh Gubernur Riau dan diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Setelahnya dilanjutkan dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Orang Nomor Satu di Provinsi Riau, yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Berita Acara dan pengambilan Surat Keputusan.

Bupati Perempuan Pertama untuk Bengkalis dan Provinsi Riau

Ada yang unik pada pelantikan Bupati, Wakil Bupati, Walikota serta Wakil Walikota kali ini. Dimana dalam prosesi pelantikan ini terdapat Srikandi yang menjadi Kepala Daerah.

Ia adalah Kasmarni. Beliau merupakan satu-satunya wanita pertama yang mencatat sejarah sebagai Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis.

Tidak hanya di tingkat Kabupaten Bengkalis, ia juga merupakan satu-satunya Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau.

Usai menerima ucapan selamat dari Gubernur Riau dan undangan lainnya menjelang mengikuti pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota, Kasmarni sempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis.

“Alhamdulillah, kami telah dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk menjalankan amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, dan ini tentunya sebuah tantangan tersendiri serta dapat menjadi spirit bagi saya sendiri serta bagi kaum hawa, dimana  perempaun juga bias menjadi Bupati,” ujarnya.

Kita harus sama sama yakin sambung Mantan Camat Pinggir tersebut bahwa perempuan itu bisa, tidak semua Bupati itu harus laki-laki, karena posisi laki-laki dan perempuan itu sederajat dan kita harus terus meningkatkan derajat perempuan.

“Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bengkalis, baik Legislatif, Forkopimda, serta pihak lainnya, bantu dan do’akan kami, mari kita saling bersinergi untuk meraih masa depan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera dibawah kepemimpinan kami berdua,” pungkasnya.