PINANGKAMPAI.COM, PEKANBARU – Seolah tak mau diakal-akali warganya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhir-akhir ini kian getir dalam menerapkan peraturan atau protokol kesehatan di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut.

Sebagai salah satu cara mendisiplinkan warga di dalamnya dalam menggunalan masker, Pemko Pekanbaru menyediakan sanksi berat yang tentunya membuat siapapun menggelengkan kepala.

Benar saja, bagi warga Pekanbaru yang kedapatan keluar rumah tanpa menggunakan masker bakal ditegur, bahkan diberi sanksi berupa denda dengan nominal mencapai Rp250 ribu.

Hal itu dilakukan semata untuk mengurangi penambahan kasus jangkitan terkomfirmasi Coronavirus Disease Nineteen (Covid-19). Penerapan sanksi itupun dibemarkan oleh Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan.

Ia menegaskan, siapa saja yang kedapatan berada di muka umum tanpa mengenakan masker di masa pandemi Covid-19 bakal ditindak. Petugas dari Satuan Tugas Penanganan (STP) Covid-19 Riau (Sebelumnya berjuluk Gugus Tugas – GTPP) bakal menindak tanpa pandang bulu, terhadap siapapun yang melanggar aturan wajib masker di wilayah Pekanbaru.

“Siapa saja yang tidak pakai masker dan mengabaikan protokol kesehatan bakal kita terapkan sanksi. Mulai dari sanksi sosial, bahkan denda sebesar Rp250 ribu,” kata Azwan, sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Jumat (31/7).

Kebijakan itu didasarkan dari kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada di Pekanbaru. Penerapannya pun dipertimbangkan atas dasar regulasi berisi sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan yakni Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 111 tahun 2020 tentang perubahan Perwako Nomor 104 tahun 2020 tentang Pedoman Perilaku Hidup Baru dalam Mencegah Covid-19 di Kota Pekanbaru.

“Semoga dengan adanya sanksi tersebut, setiap warga dapat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, terlebih dalam hal penggunaan masker,” ungkapnya.

“Lebih berfokus untuk menimbulkan efek jera, jadi kedepan masyarakat bisa lebih disiplin guna menekan penambahan jumlah kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Pekanbaru,” pungkasnya.