PINANGKAMPAI.COM, DURI – Belasan bahkan puluhan warga di Kecamatan Mandau, Duri tampak mendapat ketegasan dari personel Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Selasa (15/9).

Ketegasan yang dimaksud berupa penerapan sanksi sosial dan fisik, pemberian hukuman terhadap para warga dan pelintas dilakukan lantaran kedapatan tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi, SIK membenarkannya. Ia mengatakan bahwa pemberian sanksi tersebut didasarkan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

“Benar, saat ini setiap warga yang kedapatan tidak pakai masker akan kita berikan sanksi non-administratif. Pelaksana di lapangan oleh tim Satgas,” kata Kompol Arvin, Rabu (16/9) pagi.

Ia menyebutkan jenis sanksi yang diterapkan berupa sanksi fisik berupa push up dan sanksi sosial berupa membersihkan lingkungan, serta menyanyikan lagu-lagu nasional di muka publik.

Adapun lokasi penindakan tersebut dipusatkan di lima titik, dimulai dari posko Satgas di depan Kantor Camat Mandau, areal pasar tradisional, Mandau City Mall, areal UPTD Dukcapil Mandau dan lapangan depan Makoramil 04/Mandau.

Benar saja, satu persatu warga yang melintas tampak dicegat. Dengan kesalahan tidak mengenakan masker, setiap orang yang dihentikan laju kendaraannya langsung diberi imbauan untuk lebih sadar dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Setelah kita beri imbauan, setiap orang yang kedapatan tidak pakai masker langsung diberikan sanksi. Ada yang push up, ada juga yang bernyanyi. Semua tindakan tegas kita terapkan untuk memberi efek jera,” katanya.

Terbilang sudah ada puluhan warga yang ditindak dalam beberapa waktu terakhir, penindakan pun diterapkan dengan pendekatan yang humanis. Meski mendapat hukuman, para pelanggar protokol kesehatan di muka umum itu langsung diberikan masker gtatis dan disarankan tak lagi sepele dalam menjalankan protokol kesehatan.

Sang perwira menengah berpangkat mawar satu di pundaknya itu menyatakan bahwa pihaknya bersama forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Mandau sebelumnya telah membahas agar penerapan sanksi administratif berupa denda (materil) ditunda pelaksanaannya, hal itu didasarkan melihat siklus perekonomian warga yang masih porak-poranda dihantam badai pandemi.

“Jadi kemarin saya usul (agar sanksi administratif jangan dulu). Keuangan masyarakat kita masih terbebani, banyak pengeluaran sementara pemasukan dan lapangan kerja minim. Makanya sanksinya masih sebatas fisik dan sosial saja,” ungkap Kapolsek Mandau.

Secara gamblang, lanjut Kompol Arvin, Pergub Riau yang dirilis beberapa saat lalu itu menganulir regulasi beserta ketentuan tindakan hukum yang sangat jelas. Penindakan berupa pengenaan denda pun telah dianulir, namun hal itu dipandang masih membebani warga yang menerima sanksi dan ditunda penerapannya.

Sebagai ganti hukuman yang menjerakan para pelanggar protokol kesehatan, sanksi sosial dan fisik pun dikenakan secara maksimal guna mencegah terjadinya pengulangan pelanggaran secara berkelanjutan.

“Pelanggar tetap kita tindak, hanya saja sanksinya kita usahakan tidak memberatkan keuangan dulu,” ucapnya menegaskan.

Namun kedepan, ia menyatakan bisa saja langsung menerapkan sanksi administratif bila tingkat pelanggaran protokol kesehatan di lapangan kian meledak.

“Ditunda bukan berarti tidak bisa dilakukan, ya kalau memang sanksi fisik dan sosial kurang maksimal atau tidak menjerakan, mau atau tidak ya kita koordinasikan untuk segera menerapkan sanksi adminiatratif. Kita lakukan step by step dulu lah mas,” tegasnya.

Ia menyatakan serangkaian penindakan yang dilakukan merupakan upaya pemerintah dan seluruh Satgas COVID-19 guna mencegah ledakan kasus positif dengan semaksimal mungkin menjalankan protokol kesehatan dalam keseharian.

Oleh karenanya, orang nomor satu di korps Bhayangkara Kecamatan Mandau itu pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan, terkhusus wajib masker saat berkegiatan di luar rumah.

“Untuk mencegah jangkitan wabah ini, kita harus jalanlan protokol kesehatan dengan baik. Pakai masker saat di luar ruangan dan hindari kerumunan. Kalau masih ada yang kedapatan melanggar, terpaksa akan ditindak tegas,” pungkasnya.