PINANGKAMPAI.COM, PEKANBARU – Adalah RN, pria berusia 24 tahun itu disebut telah berulang kali melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dalam istilah kekiniannya disebut ‘Begal’.

Diketahui, ia kerap membegal warga sekitar hanya untuk mendapatkan sejumlah nominal yang selanjutnya ia belanjakan. Bukan untuk keperluan hidup sehari-hari atau membeli makanan, namun hasilnya digunakan untuk membeli narkoba yang kemudian digunakannya.

Saat diciduk, petugas kepolisian langsung menginterogasinya. Tak lupa, urine nya pun di-test dan didapati bahwa hasilnya ‘Positif’ menggunakan Narkoba.

Kisah sang pemuda jahat itu pun berakhir di tangan petugas kepolisian, ia tampak tak berkutik saat diamankan tim Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Tenayan Raya. Ia disebut kerap beraksi menggunakan sepeda motor merk Honda Vario berwarna hitam dengan nomor polisi BM 2225 JL.

Sepeda motor itupun turut diamankan sebagai barang bukti yang kerap dipergunakan RN dalam serangkaian kejahatannya. Diketahui, RN melancarkan aksi kejinya bersama FB yang kini dicari (DPO).

Keduanya melancarkan aksi pada hari Rabu (3/6) siang lalu, di jalan Kapau Sari, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Dalam aksi itu, Dewi Maya Wulandari menjadi korbannya.

Dalam aksinya, para pelaku disebut memepet korban saat berkendara. Para begal ini pun berhasil merampas sebuah telepon genggam merk Oppo dari saku celana korban dan kemudian berhasil melarikan diri.

Tak cukup hanya merampas barang milik korbannya, pelaku juga sempat-sempatnya menendang korban hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motornya dan mengalami luka di bagian kepala dan perut sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit.

Aksi para pelaku pun tersiar luas di selancar dunia maya, kabar itupun sampai ke pendengaran Kapolsek Tenayan Raya, KP Hanafi. Bertindak cepat, ia langsung mengecek kebenaran informasi tersebut dengan melihat atau menjenguk korban di Rumah Sakit.

Berbekal informasi yang dibeberkan korban tentang ciri ciri pelaku, tim Reskrim Polsek Tenayan Raya dipimpin Kanit Serse Iptu EJ Manullang langsung berburu dan akhirnya berhasil menangkap pelaku tersebut.

Hal itupun kemudian dijabarkan dalam konferensi pers, Kamis (11/6). Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Sunarto, didampingi Wakapolresta Pekanbaru AKBP Yusuf Rahmanto, SIK bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tenayan Raya, menyebutkan bahwa RN telah 5 kali melakukan serupa.

“Kepada petugas, RN (24) mengaku tinggal di kelurahan Rejosari Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Dia mengaku menjual hasil kejahatannya untuk membeli dan akhirnya mengkonsumsi narkoba. Dia mengaku telah melakukan kejahatan serupa di 5 tempat (TKP) berbeda yang diantaranya di jalan dua Panam, Kelurahan Tabek Gadang, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru yang berhasil mengambil gelang emas dengan menggunakan sepeda motornya bersama pelaku FB (DPO). Selanjutnya ia melaksanakan aksi kejinya di jalan Arengka Satu, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru dan berhasil mengambil gelang emas bersama FB (DPO),” kata Kombes Pol. Sunarto dalam keterangannya di hadapan awak media.

Tak sampai di situ, lanjutnya, pelaku juga melanjutkan aksinya di jalan dua Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru dan berhasil mengambil gelang emas menggunakan sepeda motornya dan dengan rekan yang berbeda yakni RI (DPO). Kemudian ia juga beraksi di jalan Karya Satu, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru dan berhasil mengambil gelang emas dengan menggunakan sepeda motornya bersama RI (DPO),” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dan diancam dengan ketentuan Pasal 365 dan/ atau Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ucapnya menegaskan.

Merespon baik kinerja sigap nan cepat itu, tokoh masyarakat setempat, Toni menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya yang berhasil menangkap pelaku.

“Terima kasih Pak Kapolsek dan jajaran, kami warga sangat mendukung dan sekaligus saya mengajak warga semua untuk melawan narkoba karena nyata digunakan untuk berbuat kejahatan seperti ini, mencelakai orang lain” tanggap Toni.

Dalam konferensi pers itu, orang tua korban turut hadir dan memberikan apresiasi kepada Kepolisian.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kepolisian yang berhasil menangkap pelaku dengan cepat. Saya minta pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku dan saya turut mengajak warga untuk selalu berhati-hati menjaga keselamatan dijalan, cukup anak saya menjadi korban,” harapnya mengakhiri.