PINANGKAMPAI.COM, RIAU – Serangan wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) semakin merajalela di wilayah Provinsi Riau, hari ini dikabarkan sebanyak  352 orang terinfeksi, Rabu (30/9).

Paparan wabah tersebut dibenarkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional, sebagaimana informasi yang telah dipublikasikan di laman resmi covid19.go.id dan bnpb.go.id.

Penambahan kasus hari ini mengangkat posisi provinsi penghasil minyak bumi itu ke peringkat tiga nasional setelah DKI Jakarta dengan penambahan 1.159 kasus dan peringkat kedua ditempati provinsi Jawa Barat sebanyak 446 kasus.

Adapun kumulatif jangkitan di Riau sampai saat ini mencapai 7.622 dari semula hanya 7.270 orang yang terkonfirmasi COVID-19.

Adapun rinciannya, sebanyak 3.849 pasien dinyatakan sembuh, 159 pasien dikabarkan wafat, ratusan pasien menjalani perawatan hingga isolasi di berbagai fasilitas kesehatan dan sebagian lainnya hanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Terkait peningkatan kasus tersebut, pemerintah melalui Satgas COVID-19 terus mengimbau masyarakat di penjuru Nusantara, terkhusus di Provinsi Riau untuk lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat diimbau agar selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga kesehatan, tetap lakukan physical distancing, mengkonsumsi sayur dan buah serta berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh serta tetap di rumah,” jelas imbauan dari laman resmi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, Satgas COVID-19 Riau belum mempublikasikan detail penambahan kasus hari ini berikut sebaran daerahnya. Pemutakhiran data secara lengkap di lingkup Satgas Riau bakal diinformasikan beberapa saat kedepan.

Berikut rekap data terbaru sepuluh provinsi dengan penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 periode Rabu (30/9):

  1. DKI Jakarta: 1.159 kasus,
  2. Jawa Barat: 446 kasus,
  3. Riau: 352 kasus,
  4. Papua: 322 kasus,
  5. Jawa Timur: 294 kasus,
  6. Jawa Tengah: 230 kasus,
  7. Kalimantan Timur: 213 kasus,
  8. Banten: 144 kasus,
  9. Bali: 133 kasus, dan;
  10. Sumatera Selatan: 110 kasus.